blora, suarajateng.co.id – Praktik buang sampah sembarangan kembali mencoreng wajah Kabupaten Blora. Kali ini, perilaku tidak terpuji diduga kuat dilakukan oleh oknum dari SPPG 2 Cepu. Aksi “kucing-kucingan” pembuangan sampah liar di bahu Jalan By Pass Cepu ini akhirnya terbongkar setelah warga memergoki langsung aktivitas ilegal tersebut pada Rabu (25/2/2026) siang.

Bukan sekadar isapan jempol, dugaan ini diperkuat dengan bukti rekaman kamera di lokasi kejadian. Sebuah kendaraan dengan nomor polisi K 9219 JN yang diduga milik atau dioperasikan oleh pihak SPPG 2 Cepu, terlihat berhenti sejenak sebelum dengan sengaja mencampakkan sampah di pinggir jalan raya.

Ketua RT 08 RW 15 Balun-Cepu, Hadi Suyono, menegaskan bahwa kecurigaan warga selama ini mengenai dalang di balik kumuhnya Jalan By Pass akhirnya terjawab, dikutip dari https://cakranusantara.or.id

“Kami menduga selama ini ada pihak tertentu yang membuang sampah di lokasi tersebut. Saat kerja bakti kebetulan kami ikut, dan ternyata ada rekaman saat mereka membuang sampah,” tegas Hadi dengan nada kecewa.

Jalan By Pass Cepu merupakan akses strategis dan wajah bagi siapa saja yang masuk ke wilayah Cepu. Namun, perilaku oknum yang tidak bertanggung jawab ini justru menciptakan kesan kumuh dan merusak sanitasi lingkungan.

Warga menuntut tindakan nyata, bukan sekadar permintaan maaf. Pengelola SPPG 2 Cepu didesak untuk segera:

Melakukan evaluasi internal total terhadap operasional pembuangan limbah mereka.

Memberikan sanksi keras kepada karyawan yang terlibat tanpa pandang bulu.

Bertanggung jawab ikut serta membersihkan area yang telah mereka kotori.

Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pelaku usaha di wilayah Cepu. Keuntungan bisnis tidak boleh diraih dengan cara mengorbankan kebersihan fasilitas umum. Lingkungan yang sehat adalah hak setiap warga, dan siapa pun yang berani merusaknya harus siap berhadapan dengan kontrol sosial masyarakat.

“Kami mohon dengan kesadaran bersama demi menjaga lingkungan. Semoga pengelola bisa memberikan teguran dan pengarahan yang lebih baik kepada karyawannya,” pungkas Hadi.

(Tim redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *