BLORA,suarajateng.co.id – Tim Investigasi Media Suara Jateng mencium aroma busuk dalam proyek pembangunan jembatan di Dukuh Pohredeng, Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. Proyek yang seharusnya menjadi akses vital masyarakat, kini justru menjadi sorotan tajam akibat dugaan penyimpangan material yang melenceng jauh dari (RAB).
Berdasarkan penelusuran cermat dan teliti di lapangan, pembangunan jembatan tahun anggaran 2022 ini diduga kuat dikerjakan asal-asalan. Dengan total anggaran fantastis mencapai Rp 250 Juta (akumulasi Dana Desa Rp 170 Juta dan dana tambahan Rp 80 Juta), fisik bangunan di lapangan justru menunjukkan pemandangan yang miris dan tidak sesuai spesifikasi teknis.
”Kami tidak main-main. Hasil kroscek tim kami di lapangan menemukan bahwa material yang digunakan tidak sinkron dengan dokumen RAB. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan rakyat,” tegas perwakilan Tim Media Suara Jateng.
Media Suara Jateng berkomitmen penuh untuk membawa kasus ini ke ranah hukum. Bukti-bukti otentik berupa dokumen RAB dan dokumentasi foto pengerjaan yang amburadul telah dikantongi dan siap diserahkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH).
Media Suara Jateng akan mengawal laporan ini hingga ke meja hijau. Jangan harap ada celah untuk “main mata” antara pihak desa dengan oknum-oknum tertentu.
Kami akan membuktikan bahwa hukum di negeri ini tidak “tumpul ke atas dan tajam ke bawah”. Siapa pun yang bermain dengan uang rakyat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kasus ini harus menjadi peringatan keras bagi seluruh Kepala Desa agar tidak berani menyalahgunakan jabatan demi memperkaya diri sendiri.
Kami tidak pandang bulu. Siapa pun aktor intelektual di balik dugaan penyimpangan ini, Media Suara Jateng akan terus menyuarakan kebenaran secara terang-terangan. Transparansi adalah harga mati, dan penyimpangan material adalah kejahatan yang tidak bisa ditoleransi.
“Kami tidak akan mundur selangkah pun sampai para pelaku dijatuhi hukuman yang setimpal sesuai undang-undang yang berlaku di Republik Indonesia.
(Achmad)
