Home / BLORA / Viral!!! ​LPG 3 KG “DIKEBIRI”, RAKYAT BLORA DIRAMPOK TERANG-TERANGAN

Viral!!! ​LPG 3 KG “DIKEBIRI”, RAKYAT BLORA DIRAMPOK TERANG-TERANGAN

Blora, suarajateng.co.id – Jeritan rakyat kecil di Kabupaten Blora, khususnya di wilayah Cepu dan sekitarnya, pecah di media sosial. Bukan tanpa alasan, tabung gas LPG 3 kg yang seharusnya menjadi tumpuan hidup rakyat jelata kini diduga kuat menjadi ladang manipulasi oknum tak bertanggung jawab. Isi gas yang dibeli warga ditemukan menyusut drastis, menyisakan tanya: Kemana perginya hak rakyat.

​Seorang warga Cepu berinisial IH, secara blak-blakan meluapkan kekecewaannya pada Sabtu, 18 April 2026. Ia mengaku berkali-kali tertipu saat memasang regulator ke tabung yang baru saja dibeli.

​”Saya sudah berulang kali membeli, setiap saya pasang, jarum di regulator tidak sesuai. Bahkan selisihnya hampir separuh sendiri!” tegas IH dengan nada geram.

​Kondisi serupa dialami JK, warga Blora Kota. Ia terperanjat melihat indikator gas yang baru saja ditebusnya dengan uang keringat sendiri ternyata sudah “loyo” sebelum digunakan.

“Pie iki gas lagi tuku kok kalong semene akehe (Bagaimana ini, gas baru beli kok berkurangnya sebanyak ini),” keluhnya.

​Kini, bola panas berada di tangan dinas terkait. Publik mulai bertanya-tanya, apakah fenomena “gas sunat” ini adalah bentuk kelalaian atau justru pembiaran sistematis demi meraup keuntungan haram di atas penderitaan rakyat kecil?

​Jika pengawasan hanya sebatas seremoni dan di atas kertas, maka jangan salahkan masyarakat jika menganggap pemerintah setempat mandul dalam melindungi konsumen. Rakyat tidak butuh janji atau imbauan normatif; rakyat butuh tindakan tegas berupa sidak nyata dan sanksi pencabutan izin bagi agen atau pangkalan nakal!

Apakah ada sindikat pengoplosan atau pengurangan volume yang dibiarkan tumbuh subur?

​Dinas yang membidangi jangan hanya duduk manis di kursi empuk sementara dapur warga tidak bisa ngebul karena gas yang dibayar penuh tapi isinya kosong melompong.

​LPG 3 kg adalah barang subsidi. Mengurangi isinya sama saja dengan merampok uang negara dan mencekik leher rakyat miskin.

Publik menunggu keberanian pemerintah, Sikat mafia gas atau biarkan rakyat terus diperas!

(Tim/Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *