Blora, suarajateng.co.id – Dinamika organisasi terjadi di tubuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) JAYA Kabupaten Blora. Berdasarkan instruksi resmi dari jajaran pusat, tampuk kepemimpinan DPC GRIB JAYA Blora resmi mengalami pergantian.
Langkah strategis ini diambil oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GRIB JAYA Jawa Tengah mengikuti surat arahan dan petunjuk dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GRIB JAYA. Surat keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum H. Hercules Rosario De Marshal bersama Sekretaris Jenderal.
Dalam keputusan tersebut, DPD GRIB JAYA Jawa Tengah secara resmi memberhentikan atau membekukan jabatan saudara Dwi Jatmiko dari posisinya sebagai Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Blora.
Sebagai langkah cepat untuk menjaga stabilitas organisasi, DPD GRIB JAYA Jawa Tengah menunjuk saudara Priyoto sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Blora. Priyoto akan memimpin roda organisasi hingga adanya keputusan dan arahan lebih lanjut dari pimpinan pusat.
Kepala Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (Kabid OKK) DPC GRIB JAYA Blora, Jarod, mengonfirmasi pergantian tersebut saat memberikan keterangan kepada awak media pada Jumat (18/4/2026).
”Hari ini saya mendampingi Bapak Priyoto untuk menjemput SK Pengangkatan Plt di Sekretariat DPD GRIB JAYA Jawa Tengah. SK ini menjadi dasar legalitas untuk memimpin dan melanjutkan roda organisasi di Kabupaten Blora ke depan,” ujar Jarod.
Jarod menegaskan kepada seluruh anggota GRIB JAYA di wilayah Kabupaten Blora agar tetap solid dan menjaga loyalitas. Ia meminta seluruh kader untuk merapatkan barisan di bawah komando Plt Ketua yang baru.
Ada pun poin-poin penting yang ditekankan oleh pengurus DPC adalah:
Satu Komando: Seluruh anggota wajib tunduk pada kepemimpinan Bapak Priyoto.
Waspada Klaim Ilegal: Jika saudara Dwi Jatmiko masih mengatasnamakan diri sebagai Ketua DPC GRIB JAYA Blora di wilayah hukum terkait, anggota diminta segera melaporkannya ke Sekretariat DPC.
Visi Organisasi: Mengusung semangat “Besar, Benar, Bermartabat, dan Cinta Damai”.
Pasca penunjukan ini, Priyoto diharapkan segera menyusun program kerja transisi. Fokus utama saat ini adalah memastikan keberlangsungan organisasi tetap berjalan tanpa hambatan serta menjaga kondusivitas di internal maupun eksternal GRIB JAYA Kabupaten Blora.
(Red)






