Home / Nasional / Solar Subsidi Tumpah Ruah dari Truk Modifikas di SPBU 44.577.09 Bolon Colomadu, Apakah Akan Hilang Gitu Saja Tanpa Ada Pers Rilis Dari Polres

Solar Subsidi Tumpah Ruah dari Truk Modifikas di SPBU 44.577.09 Bolon Colomadu, Apakah Akan Hilang Gitu Saja Tanpa Ada Pers Rilis Dari Polres

Karanganyar, suarajateng.co.id  Praktik kotor mafia BBM bersubsidi kembali menampar wajah penegakan hukum di Jawa Tengah. Sebuah rekaman CCTV dari SPBU Pertamina 44.577.09 Bolon, Colomadu, mengungkap pemandangan memuakkan: solar subsidi yang seharusnya untuk rakyat kecil, tumpah ruah dari bak truk modifikasi yang diduga kuat merupakan armada “pengangsu” skala besar.

​Peristiwa yang terjadi pada Minggu dini hari, 13 April 2026, pukul 02.38 WIB ini bukan sekadar kecelakaan teknis, melainkan bukti nyata betapa beraninya para mafia beroperasi di bawah hidung aparat.

​Dalam rekaman tersebut, sebuah truk berwarna merah tampak tenang mengantre di jalur pengisian. Namun, rahasia gelap di balik bak truk itu terbongkar saat cairan solar mengalir deras, membanjiri lantai SPBU hingga area tiang penyangga. Diduga kuat, tandon raksasa di dalam bak truk tersebut bocor atau meluap saat dipaksa menelan solar dalam jumlah yang tak wajar.

​Bukan hanya soal kerugian negara, insiden ini adalah teror keselamatan publik. Genangan solar di area pengisian adalah bom waktu yang bisa memicu kebakaran hebat kapan saja, mengancam nyawa warga dan petugas di sekitar lokasi, berita dikutip dari https://cakrarajawali.com

​Meski rekaman CCTV dengan jelas memperlihatkan wajah pengemudi yang turun mengecek tumpahan dan interaksi dengan petugas SPBU, hingga saat ini keberadaan truk misterius tersebut bak hilang ditelan bumi.

Bagaimana mungkin kendaraan dengan spesifikasi modifikasi mencolok bisa melenggang bebas mengisi BBM subsidi tanpa pengawasan ketat dari pihak SPBU?

Sejauh mana komitmen Polres Karanganyar dalam memburu pelaku yang sudah jelas merusak tatanan distribusi energi nasional ini?

​Di tengah jeritan masyarakat yang kesulitan mendapatkan pasokan energi, para mafia pengangsu justru berpesta pora dengan memanipulasi subsidi negara. Praktik ini adalah pengkhianatan terhadap hak rakyat kecil yang terus terhimpit ekonomi.

​Pihak berwenang tidak boleh hanya “melakukan penelusuran” tanpa hasil konkret. Masyarakat menuntut tindakan tegas, galak, dan tanpa kompromi. Jangan biarkan hukum tumpul ke atas hanya karena aroma solar yang menyengat.

Jika Anda melihat pergerakan mencurigakan atau praktik penimbunan di wilayah Anda, jangan diam. Laporkan, lawan, dan kawal uang rakyat dari tangan para predator subsidi.

(Tim redaksi)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *