BLORA ||SJ – Upaya memperkuat fondasi pendidikan keagamaan di wilayah pedesaan terus mendapat dukungan nyata dari berbagai elemen masyarakat. Hal ini dibuktikan melalui dimulainya pembangunan mushola di lingkungan Madrasah Diniyah (Madin) Miftahul Huda, Dukuh Keduwang, Desa Gedangdowo, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora.
Pembangunan sarana ibadah tersebut menjadi simbol kepedulian bersama terhadap pendidikan Islam sekaligus penguatan kegiatan sosial keagamaan warga setempat. Proyek ini terlaksana atas dukungan penuh dari pemilik usaha mebel UD Jati Mulia, Jainuri, yang bertindak sebagai donatur utama.
Suasana kebersamaan tampak menyelimuti lokasi sejak awal prosesi pembangunan. Warga Dukuh Keduwang bersama para guru madrasah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat bahu-membahu mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari doa bersama hingga peletakan batu pertama. Kehadiran warga secara sukarela ini mencerminkan tingginya antusiasme dalam menghadirkan fasilitas pendidikan dan ibadah yang layak bagi generasi muda.
Donatur utama pembangunan, Jainuri, mengungkapkan bahwa kontribusinya didasari oleh niat untuk berinvestasi dalam amalan yang berkelanjutan (amal jariyah) sekaligus menyediakan wadah pembinaan karakter generasi muda berbasis nilai-nilai Islam.
“Pembangunan mushola ini kami niatkan sebagai amal jariyah. Harapannya bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga mampu membangkitkan semangat kebersamaan masyarakat dalam kegiatan keagamaan maupun sosial,” ujar Jainuri.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pengusaha, masyarakat, tokoh agama, dan lembaga pendidikan merupakan modal utama agar proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai target.
Apresiasi mendalam disampaikan oleh Tokoh Agama Dukuh Keduwang, M. Tuba. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya kepada Jainuri atas kedermawanannya.
Menurut M. Tuba, keberadaan mushola ini nantinya tidak hanya dimanfaatkan oleh para siswa Madin Miftahul Huda untuk kegiatan belajar mengajar agama, tetapi juga akan dibuka sebagai pusat aktivitas masyarakat sekitar.
Salat berjamaah harian dan pengajian rutin.
Pembinaan karakter generasi muda dan ruang silaturahmi warga.
Bantuan tenaga, moral, serta material dari warga yang terus mengalir.
“Mushola ini nantinya bisa digunakan untuk salat berjamaah, pengajian, hingga kegiatan sosial keagamaan. Ini menjadi fasilitas penting bagi warga sekitar. Semoga dengan berdirinya mushola ini benar-benar membawa manfaat besar bagi pendidikan agama dan memperkuat kebersamaan di Dukuh Keduwang,” pungkas M. Tuba.
Dengan keterlibatan aktif dari berbagai pihak, pembangunan mushola di lingkungan Madin Miftahul Huda ini diharapkan dapat rampung tepat waktu serta membawa keberkahan dan manfaat yang luas bagi masyarakat sekitar.(Bodong SH)






