Blora, suarajateng.co.id – Program pemberdayaan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Bacem, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, mulai menunjukkan hasil nyata. Investasi strategis senilai Rp74 juta yang dialokasikan untuk sektor peternakan ayam petelur kini telah memasuki masa produksi.
Pantauan di lokasi pada Rabu (15/04/2026), ratusan ayam petelur yang dikelola oleh BUMDes tersebut sudah mulai aktif bertelur. Hal ini menjadi angin segar bagi kemandirian pangan dan Pendapatan Asli Desa (PADes) Bacem ke depannya.
Kepala Desa Bacem, Sarmini, menyatakan bahwa keberhasilan tahap awal ini merupakan bagian dari “uji coba” atau latihan manajemen usaha desa sebelum melakukan ekspansi yang lebih besar.
”Ini baru hasil latihan. Kami ingin memastikan manajemennya berjalan baik terlebih dahulu. Jika trennya terus positif dan berhasil, ke depan tentu akan kita tambahkan lagi skalanya demi kemajuan seluruh masyarakat Desa Bacem,” ujar Sarmini.
Menurutnya, pengembangan usaha ayam petelur ini tidak hanya sekadar bisnis, tetapi juga upaya menciptakan ekosistem ekonomi yang tangguh di tingkat desa. Dengan adanya unit usaha yang produktif, diharapkan Desa Bacem dapat bertransformasi menjadi salah satu sentra ekonomi baru di wilayah Kecamatan Jepon.
Pengalokasian dana sebesar Rp74 juta untuk 240 ekor ayam petelur ini dinilai sebagai langkah yang tepat sasaran. Selain menghasilkan profit bagi desa, keberadaan peternakan ini diharapkan mampu menyediakan akses telur segar bagi warga sekitar dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menyerap tenaga kerja lokal.
”Semoga dengan adanya unit usaha ini, masyarakat akan lebih maju dan berkembang di sentra ekonominya. Kami berkomitmen untuk terus mengawal program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” tambah Sarmini optimistis.
Keberhasilan BUMDes Desa Bacem ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Blora dalam mengelola potensi dana desa untuk sektor produktif.
(Tim redaksi)






